0

Meramalkan Masa yang Akan Datang

Meramalkan Masa yang Akan Datang
          Dalam perencanaan, seorang perencana dapat menggambarkan apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang. Dengan menggunakan perencanaan sebagai kegiatan memperkirakan kondisi dan keadaan di masa yang akan datang, sehingga manajer akan dengan mudah dalam mengambil keputusan tentang kegiatan yang cocok untuk dilaksanakan. Kegiatan memperkirakan atau memprediksi kondisi dan keadaan di masa yang akan datang tersebut menggunakan pendekatan “forecasting.” Dalam pendekatan forecasting menggunakan metode:
  • Opinion and judgement methods/Qualitative methods
  • Statistical/Quantitative forecasting methods
  • Time series
  •  Associative models
Menurut Spyros G. Makridakis, ada faktor yang memengaruhi ketepatan forecasting:
  • The time horizon of forecasting (waktu peramalan di masa depan)
  • Barries to entry (rintangan yang diterima)
  • Dissemination of information (penyebaran dalam informasi)
  • Elasticity of demand (elastisitas permintaan)
  • Consumer versus industrial products (konsumen lawan produk industry)
          Sulit untuk membuat ramalan-ramalan yang tepat terhadap aplikasi pada masa yang akan datang menggunakan pendekatan sistem. Pengaruhnya bersifat mendasar dan hampir universal. Analisis terhadap pengalaman masa lalu dan evaluasi terhadap kecenderungan yang ada menunjukkan beberapa aplikasi, motivasi dan masalah yang paling penting di masa yang akan datang.

0

Sistem

Pengertian Sistem
Istilah sistem paling sering digunakan untuk menunjuk pengertian metode atau cara dan sesuatu himpunan unsur atau komponen yang saling berhubungan satu sama lain menjadi satu kesatuan yang utuh. Sebenarnya penggunaannya lebih dari itu, tetapi kurang dikenal. Sebagai suatu himpunan, sistem pun didefinisikan bermacam-macam pula.
Istilah sistem berasal dari bahasa Yunani “systema” yang mempunyai pengertian demikian :
  1. Suatu keseluruhan yang tersusun dari sekian banyak bagian (“whole compounded of several parts” — Shrode dan Voich, 1974 : 115).
  2.  Hubungan yang berlangsung di antara satuan-satuan atau komponen secara teratur (“an organized, functioning relationship among units or components” – Awad, 1979 : 4)
Jadi, dengan kata lain istilah “system” itu mengandung arti sehimpunan bagian atau komponen yang saling berhubungan secara teratur dan merupakan satu keseluruhan (a whole). Pengertian serupa itu pada perkembangannya kemudian hanya merupakan salah satu pengertian saja. Sebab ternyata istilah itu dipergunakan untuk menunjuk banyak hal.
Optner (1978:18-20) misalnya mengatakan bahwa N. Jordan di dalam tulisannya yang berjudul Some Thinking about System (1960) telah mengemukakan tidak kurang dari 15 macam cara orang mempergunakan istilah sistem tersebut. Optner sendiri mengatakan bahwa tidak semua pengertian atau penggunaan istilah sistem tersebut penting untuk diketahui. Yang dianggap penting mengapa dikemukakan adalah agar tahu bahwa istilah sistem itu ternyata dipakai untuk menunjukkan bukan cuma satu dua pengertian saja, melainkan banyak sekali.

0

Jaringan Kerja dan PERT

Defini Konseptual
# Gordon B. Darvis
            “System is a set of elements that are interconnected and affect each other in a certain environment.” Sistem adalah seperangkat unsur yang saling berhubungan dan saling memengaruhi dalam satu lingkungan tertentu.
# Raymond McLeod

            “System is a group of integrated elements to achieve a goal.” Sistem adalah sekelompok elemen yang terintegrasi untuk mencapai suatu tujuan.
# Ryans
            “Ssystem is any identifiable assemblage of element (object, person, activities, infromation records, etc) which are interrelated by process or structure and which are presumed to fuction as an organizational entity generating an observable.” Sistem adalah setiap kumpulan diidentifikasi elemen (objek, orang, kegiatan, catatan infromasi, dll.) yang saling berkaitan dengan proses atau struktur dan yang dianggap sebagai entitas organisasi menghasilkan sebuah diamati.
            Dari definisi-definisi menurut para ahli diatas, kami dapat mensintesakan bahwa sistem adalah kumpulan yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi serta terintegrasi untuk mencapai suatu tujuan.

Back to Top